Bismillahirahmanirahhim . . .
Akirnya genap umur aku 21 tahun, dan aku dah boleh daftar untuk mengundi. Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah . . .
Flashback balik kisah befday aku tahun lepas, semuanya suram, sedih penuh duka. Tahun lepas sambut befday dalam hospital di sisi ayahanda. Tapi tahun ni, semua OK. Ok jah ko ? Lebih dari tu, biar aku simpan dalam memori aku sendiri.
Ehem, ehem . . Aku dapat jam baru, si dia yang bagi. Eh Kak Ton ! Kau Ade ? hahahaha !
Kalau tahun ni, sempat jugak aku nak sambut walau pun tak larat sebab kerja, tapi dah memang befday aku, jadi semangat la. Tapi sampai saat ni, aku terselamat lagi dari malapetaka birthday prank dari puak-puak yang dah lama dendam dengan aku. Tak tau lah esok-esok kena jugak, nasiblah.
Nak berpuitis untuk befday aku, tapi tak beridea, otak beku sebab duduk dalam peti lama sangat. Sampai tangan pon krem.
Aku, Engkau . .
Kita sama-sama ada cita-cita,
Cita-cita kita semua yang suka gembira,
Aku, Engkau . .
Tanpa engkau tak lengkap cita-cita,
Tanpa engkau hilanglah cinta dunia.
Aku, Engkau . .
Kalau dibahaskan ia perlu menjadi nyata,
Kerna tiada bahasaku membabi buta.
Aku, Engkau . .
Suatu dulu tahun-tahunku berlalu dengan duka,
Menjelang kini semua duka menjadi suka.
Aku, Engkau . .
Banyak dikorbankan antara kita berdua,
Tapi tiada apa kerna saling-saling memikulnya.
Aku, Engkau . .
Memang banyak sejarah derita bersama si pendusta,
Tapi itu semua harus dihapuskan kita.
Aku, Engkau . .
Syukur engkau dikirimkan Yang Maha Esa,
Mengubah aku dari yang lara kepada yang berwibawa.
Aku, Engkau . .
Genap aku 21 tahun di dunia,
Mengejar akhirat dan juga dunia,
Bersama engkau aku berdoa,
Akan bersama kita capai bahagia . . . .
Satu, satu hari aku . .
Dua, dua hari engkau . .
Tiga, tiga hari kita . .
Satu, Dua, Tiga . .
Aku Sayang Engkau . . .
- coretan Cik Razi




0 ulasan:
Post a Comment