Sunday, 30 December 2012

#DeaLova . .

Aku Ingin Menjadi Mimpi Indah Dalam Tidurmu,
Aku Ingin Menjadi Sesuatu, Yang Mungkin Bisa Kau Rindu.
Karena, Langkah Merapuh Tanpa Dirimu.
Aku Ingin Menjadi Sesuatu, Yang Slalu Bisa Kau Sentuh,
Aku Ingin Kau Tahu Bahwa Ku Selalu Memuja Mu,
Tanpamu, Sepinya Waktu, Merantai Hati . .

Selalu dulu aku bayangkan saat seseorang datang menemani malamku, 
Selalu dulu aku bayangkan saat seseorang datang mengisi kekosongan hatiku,
Dan selalu aku bayangkan saat seseorang hadir mewarnai hidup aku.

Aku selalu mendengar ucapan mereka,
"Jodoh Itu Ketentuan Tuhan, Tak Perlu Dicari Kerna Ia Pasti Datang,"
Aku yakin dengan kata-kata itu,
Jodoh itu milik mutlak Yang Maha Pencipta,
Tetapi tanpa usaha dan perancangan semua mungkin akan kabur dari pandangan.

Perlahan-lahan aku harungi hidup aku,
Perlahan-lahan aku lalui semua berseorangan,
Perlahan-lahan aku rawat hati aku yang tersakiti.

Allah itu Maha Penyayang,
Dia dengar setiap doa aku,
Dikirim-Nya engkau mengisi kekosongan hati aku,
Menjadi seorang yang selalu membangunkan aku di saat aku jatuh,
Menjadi orang yang selalu di sisi aku di saat aku keseorangan.

Jika suka, Ia menjadi kasih,
Bila kasih, Ia menjadi sayang,
Bila sayang, Ia menjadi rindu.


Saat Kau Ingat Aku, Ku Ingat Kau,
Saat Kau Rindu Aku Juga Rasa,
Ku Tahu Kau Selalu Ingin Denganku,
Ku Pastikan Yang Terbaik,
Yang Bisa Ku Lakukan,
Tuhan Pun Tahu Ku Cinta Kau.
Aku inginkan sesuatu dari hubungan ini,
Aku inginkan semua menjadi kenyataan,
Tidak hanya omong kosong,
Akan ku capai ia untuk diriku dan dirimu,
Aku inginkan kau Halal untukku. 

Semua orang boleh berkata apa yang mereka inginkan,
Tapi yang merasa semua kepahitan itu hanya engkau dan aku,
Mereka hanya pandai mengkritik dan menghina,
Tapi yang berusaha hanya engkau dan aku.


Ahh ! Lupakan mereka semua!
Siapa mereka dalam hidup kita?
Mereka kah yang selama ini memberi kita semangat?
Mereka kah yang selama ini mendoakan kita?
Mereka hanya orang yang tidak berpuas hati dengan kehidupan sendiri,
Mereka hanya orang yang pandai berkata-kata tetapi tidak pandai berusaha.

Lihat diri aku!
Engkau yang selalu berada bersamaku,
Engkau yang lebih memahami siapa aku berbanding mereka,
Allah itu Maha Mengetahui,
Dia lebih tahu siapa diri aku.

Cukuplah hanya kita berdua,
Tidak ingin aku orang ketiga,
Sama ada ketiga itu insan seperti kita atau pun syaitan.

Pejam mata mu wahai Sayangku,
Pejam mata mu wahai Permaisuriku,
Mimpikan Mimpi Yang Sempurna.

Buka matamu,
Dan bersamaku mengaharungi semua ini,
Membina cinta sejati,
Membina cinta yang diredai.

Dealova itu bermakna "Cinta Sejati",
Dan percayalah sayang,
Kau lah Dealova ku . . .








-coretan Cik Razi


0 ulasan:

Post a Comment